Cina Tidak Takut Perang Perdagangan Dengan AS
Thursday, May 09, 2019
Edit
( CNN Indonesia ). Pemerintah Chinamenyesalkan ancaman pengenaan tarif tinggi atas barang mereka yang dikeluarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) , Minggu (5/5) lalu.
Related
Hubungan dagang antara AS dengan China kembali memanas. Presiden Trump Minggu (5/5) kemarin mengeluarkan ancaman baru terhadap China. Ancaman berkaitan dengan pemberlakuan tarif baru atas barang impor asal China.
Pemberlakuan tarif tersebut merupakan lanjutan dari perang dagang yang telah dikobarkan pemerintahannya terhadap China sejak pertengahan tahun lalu. Sebagai informasi, sejak pertengahan 2018 lalu, Trump telah mengobarkan perang dagang dengan China.
Perang tarif diberlakukan karena Trump telah menuduh China melakukan kecurangan dagang terhadap negaranya. Kecurangan dagang tersebut membuat AS harus menanggung defisit perdagangan besar dengan China.
Untuk meredakan ketegangan tersebut, AS dan China sejak awal tahun lalu berunding. Sampai bulan ini perundingan masih berlangsung.
Tapi Selasa (7/5), Kepala Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) Robert Lightizer menyatakan China tidak mempunyai komitmen kuat untuk segera menyelesaikan perundingan dagang. Bahkan ia menuduh Negeri Tirai Bambu telah mengingkari kesepakatan yang sudah dicapai dalam perundingan yang telah dilakukan.
Atas sikap China itulah, Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru atas impor barang China mulai Jumat (10/5) ini.
"Selama seminggu terakhir kami telah melihat, China mengalami erosi komitmen. Itu tidak bisa kami terima," katanya Selasa (7/5).